rabu yang indah....yang di mulai dari pkl 3.30 wib. untuk mencurahkan isi hati ini pada sang khalik. ...ada perasaan puas, lega yang aku rasakan. ..terlintas...dosa-dosa yang lalu, yang pernah ku buat....dan amanah yang harus aku selesaikan tepat pada waktunya. semua rasa yang aku alami, senang, sedih, benci, muak...semua campur jadi satu...hari ini aku harus melaksanakan amanah yang sudah di amanahkan mama padaku. masih aku ingat malam tadi ketika mama telepon dan berkeluh kesah, bingung, benci, dan tak tahu harus berbuat apa. mama bilang adek nakal lagi, adek sudah tidak bisa di bilangin, adek seenaknya sendiri, pergi pagi pulang malam, atau bahkan tidak pulang hingga beberapa hari, belum lagi kakak keduaku yang tidak tahu di mana rimbanya, kakak keduaku yang ternyata tidak bisa memegang amanah. ..dan aku hanya bisa mendengarkan , tanpa bisa memberikan solusi yang tepat. aku hanya bisa berdoa agar ibuku di beri kesabaran serta keikhlasan untuk dapat menerima semua keadaan ini. ibu minta tolong padaku agar aku bisa ngomongin adek, agar adek tak senakal itu. tapi..apa yang bisa aku
lakukan...??jangankan aku, ibu, bapak, serta kakak pertamaku saja tak di takutinya. ..seandainya saja aku punya banyak ilmu agama dan aku bisa menyentuh hati adekku dengan kata-kata mutiara, kata-kata yang membuat dia sadar akan dosa-dosanya bila menyakiti hati orang tua. tapi...aku tak punya itu. aku memang bukan kakak yang baik. yang tidak bisa memberi contoh buat adek tercintaku. Ya Robb...tolong aku, aku saja belum bisa mengurus diriku, bagaimana aku bisa mengurus adek...ngaji saja senin kamis, bagaimana aku bisa dapetin ilmu agama yang aku butuhin...padahal mbak kiki sudah sabar buat memberi tausyiah padaku. untuk mengajarkan aku ilmu agama. yah...mulai sekarang demi aku, demi i mamaku, demi adekku, insa Allah...aku akan mulai ngaji lagi, mulai datang ke liqo' lagi. aku juga berdoa, semoga aku di beri kesabaran untuk selalu istiqomah. amin...
baru saja aku optimis kalau Allah pasti menolongku, pukul 5.30 mama telepon aku lagi. kembali memintaku untuk ngomongin adek, dan mama bilang sudah tidak kuat lagi, sudah tidak sanggup lagi. Astagfirullah....mama...Allah pasti sayang sama mama, dan Allah sekarang sedang menguji kesabaran mama, mama harus kuat. mama harus lulus ujian ini, agar mama bisa naik kelas. mama bilang kerjaan adek cuma ngabis-ngabisin pulsa, telpon sana-sini, dan pacarnya banyak. padahal mama sudah tanya sama adek kalau adek bener-bener suka sama cewek itu, dan pilih salah satu, mama akan menikahkannya, dan membuatkannya warung atau bengkel untuk usahanya, tapi sepertinya adek belum serius dan belum berfikir sampai kesana. adek hanya maen-maen saja. Astagfirullah....adek...tolong jangan seperti itu, itu tidak baik...dan akupun hanya bisa mengelus dada, dan beristigfar. mama berdoa agar adek bisa mendapatkan istri dari pondok yang ilmu agamanya baik, agar bisa menjadi penolong buat keluarga kami, setidaknya satu dari keluarga kami nantinya ada yang tahu ilmu agama lebih baik. yah...maklum selama ini kami hanya punya ilmu agama seadanya. dan belum cukup baik. dan akupun hanya bisa mengaminin.
Subhanallah…ternyata hari rabu ini bener-bener hari yang indah buat aku, meski sebenarnya banyak banget masalah. Tapi aku tidak mau di perbudak oleh masalah. Aku harus kuat, meski tdi aku nagis diA2 lt.2 tapi aku tetep hru kuat. Gak ada hari yang jelek, semua hari itu indah. Meki tadi gak bisa ngerjain kuis pemul, tapi aku seneng karena dari situ aku tahu jawaban yang benar. Dan habis itu ngenet bentar, trus makan deh sama pipit, di warung santai. And then…back to campus, coz jam 11 aku ada kuliah penyakit.. kebiasaan sindrom, udah siang-siang, ruangan ber AC, bikin ngantuk deh…udah di melek-melekin, sambil nulls…eh…merem juga…..udah di melek-melekin melotot ngelihatin dosen…eh…merem juga….astagfirullah…hmm…tapi untungnya bapak dosen tidak marah. Btw tahu gak ya …bapaknya kalau aku tidur…hehe…bapak maafin ya…..duh…lama ya ternyata, bapaknya gak capek dan ngantuk apa…??aku aja yang masih muda ngantuk…subhanalllah….semoga bapaknya mendapat pahala yang setimpal amin….ada pertanyaan…terdengar suara bapak …berat banget buat melek, tapi…sepertinya udah mau selesai ne…hehe…melek ah….ya…kalau tidak ada pertanyaan , saya cukupkan sampai di si dulu, Alhamdulillah …akhirnya…keluar ah…pulang trus tidur…aduh…nia..jangan santai-santai, dosen aja gak pernah tidur siang, masak kamu yang belum apa-apa mau santai dengan tidur siang mulu…dan saat aku melngkah keluar kelas, tiba-tiba ruang 302 terbuka, waduh….ni pasti anak-anak PKP pada keluar, mereka pasti baru aja selesai kuliah P3KP, dan aku belum ngambil karena benturan sama kuliah penyakit, aduh…ngumpet dulu ah…kalau masuk ruang 304 lagi gakmungkin banget dunk, nah…nasuk ruang 303 aja deh. Bismillah…gelap lgi, gapapa deh…cukup lama juga, 5 menitan, dan sepertinya mereka sudah turun, bismillah…aku melongokkan kepalaku pelan-pelan, dan Alhamdulillah…mereka sudah tidak ada, dan…saat aku melewati kelas tadi aku penasaran, siapa sih yang ngajar, dan saat aku menoleh, aku lihat ibu peni sedang beres-beres , dan merapikan buku-bukunya . dan saat aku selesai dari kamar mandi, tiba-tiba aku pengen lihat apakah ibu peni masih ada di kelas apa tidak, aku inget saat pembekalan sabtu kemaren, tanggal 17 april 2008 aku nanya sama mas opik , siapa dosen yang cocok atau clop sama pak ageng, dan mas opik bilang bu peni, dan entah kenapa saat itu aku memberanikan diri buat ngomong sama bu peni, dan aku yakin kalau bu peni masih ada di kelas itu, dan saat aku lihat, benar juga, ibu peni masih di kelas, dan bismillah …aku melangkah masuk, dan…permisi bu, emmmm…ibu mau tidak jadi dosen pembimbing skripsi saya, tapi saya masih bingung mau neliti apa..dan tahukah kawan…saat itu jantungku berdetak kencang, sebenarnya aku takut…hehe…tapi demi skripsiku, dan aku sudah bosan lama-lama di kampus, akhirnya aku beraniin….dan ibu penipun menjawab. Ya…sodara tulis saja melalui prosedur, di pendidikan, kira-kira begitu jawaban ibu peni dan akupun menjawab lagi..hmmm..gini bu, saya kan baru semester 6, jadi saya belum ngambil skripsi, maksud saya kalau ibu punya judul atau apa, biar saya cicil dari sekarang….aduh…rasanya susah banget nelan ludah dan kayaknya ada yang gantung di tenggorokan, ayo nia, jangan takut, kamu tidak salah kok kenapa harus takut, dan inget nia, hanya Allah yang perlu kamu takutin, insa Allah selama niat dan cara kamu baik. It’s ok…oh…kalau gitu sebenarnya saya mau nulis tentang pendenalan pertanian sejak dini,kenapa anak-anak itu kurang berminat di bidang pertanian, apakah memang di setting untuk tidak menyukai pertanian, atau memang dari kecil tidak di perkenalkan tentang pertanian. Dan yang kedua, tentang penggunaan air untuk irigasi, karena saya lihat petani itu tidak hitungan menggunakan air, beda sekali dengan yang di jerma, di mana petani di sana bener-bener di hitung dalam penggunaan airnya, sehinga penggunaan dan pemasukan air itu bener-bener di perhitungkan, dan sebenarnya saya itu ingin sekali mengajak mahasiswa untuk sama-sama meneliti, tapi sepertinya mahasiswa itu kurang peka. Jadi silahkan pikirkan anda mau yang mana. Subhanallah beneran ini..yng aku denger…aku gak mimpikan. Semoga aku bisa, ambil gak…ambil gak…apa aku mampu ya…ah…aku harus coba, aku gak perlu takut, aku masih punya Allah yang akan membantuku. Bismillah …iya bu saya mau…ya sudah di pikirkan dulu…..dan akupun pamit. Terima kasih bu, kalau begitu saya pamit dulu. Ya..ya silahkan. Aku tadi ngomong apa sih…apa aku bisa ya…aduh kok jadi ragu lagi sih…ah…gak..aku gak boleh ragu, sholat duhur dulu ah…sapa tahu aku bisa lebih tenang. Sebelum ke kamar mandi buat ambil air wudhu, aku nitipin tasku ke ethu , kan berat . dan saat aku mau kekamar mandi, aku lihat ibu peni sedang ngobrol sama ibu-ibu yang aku tidak kenal, di depan perpus dan aku ingat kalau aku belum minta no . hp ibu peni, dan aku beranikan buat minta hmmm….permisi bu, maaf mengganngu, saya boleh minta no ibu. Oh ya…081…maaf bu…senentar saya ambil hp dulu…dan aku pun berlari menuju tasku yang aku titipkan resthu, dan aku ambil hpku, dan dalam lariku aku mendengar ibu mengeluh. Gimana sih mau minta no. kok gak bawa hp. Hehe…lalu aku lari lagi mendekati ibu peni, maaf bu berapa, dan ibu peni pun mendikte sampai selesai. Terimakasih ya bu.ucapku. .ya…kata ibu peni, dan aku pun langsung pamit dan masuk kamar mandi, ambil air wudhu, dan saat aku keluar aku sudah tidak melihat ibu peni di luar lagi. aku pun mengambil tas yang aku titipin sama ethu, dan aku berjalan menuju musholla sosek. Dan aku sholat berjama’ah menjadi makmum masbuk. Karena aku sudah telat 2 rakaat. Dan selesai sholat akupun kembali berdoa, dan minta pertolongan Allah semoga di beri kemudahan. Setelah sholat aku berniat untuk ngenet cari tentang irigasi. Tapi Karen sepanjang mushola sosek sudah penuh, akhirnya aku berjalan kearah timur, dan aku mencari tempat disana, tapi di sana gak ada sinyal alias jaringan wireless nya. Jadinya aku gk bisa ngenet. Dan aku berfikir…aku gak bisa ngandelin internet, kalau gak salah ibu tadi bilang kalau ibu peni butuh data P3A. aha…aku tahu aku tanya aja sama pak anjal, pak anjal kan dosen PA, dan selama kuliah yang di bahas masalah irigasi. Dan itu tentu saja berhubungan dengan P3A. dan aku berniat untuk ke ruangan pak anjal. Tapi sampai atas, masih ada anak-anak praktikum PA. coz ruangan pak anjal di dalam, aku jadi ragu mau masuk, malu maksudnya, dan aku inget pak suci, beliau juga dosen tanah. Insa Allah pasti tahu, dan baik lagi..dan akhirnya aku masuk, aku mengutarakan maksudku dan pak sucipun menerima ku dengan senang hati. Beliau menjelaskan panjang lebar, dan beliau menyarankan agar aku datang k proyek pengelolaan air opak yang ada di jl.solo, dan setelah berbincang-bincang, akhirnya aku putuskan untuk datang ke tempat tersebut hari itu juga. Dan saat itu aku lihat waktu menunjukkan pukul 14.10 wib. Dan tanpa pikir panjang aku meluncur, dan saat melihat spido meter, waduh bensinku nyaris ne, sudah nyampe batas merah. Tapi tar kalau isi bensin dulu kelamaan. Bismillah…dengan modal nekat aku pun optimis,semoga masih cukup sampai tujuan. Pelan-pelan aku naik motornya, sembari sesekali menoleh kanan-kiri dengan tujuan tidak terlewati tempat yang di maksud, plaza ambarukmo telah terlewati, tapi belum juga aku baca tulisan Pengairan, karena kalau tidak salah dengar tadi pak suci bilang kalau tulisan itu besar sekali, dan pasti ketemu, sabar, nia…tinggal selangkah lagi, suara hati kecilku menenangkan..dan setelah LBC, aku pelankan motorku, dan saat aku menoleh keriri…PENGELOLAAN AIR IRIGASI OPAK….subhanalllah …ya ini tempatnya, dan akupun membelokkan motorku menuju parkiran, dan di situ aku lihat bapak-bapak berseragam, mungkin karyawan di tempat tersebut dan sepertinya beliau melihatku dengan tatapan heran. Hmm…mungkin dia kira aku sales ya…ah…dari pada aku juga bertanya-tanya sendiri dan menduga-duga mendingan aku tanyain aja bapaknya. Kan lumayn sekalian nanya di mana bisa aku dapetin info.nya. hmm…permisi pak saya mahasiswa pertanin ugm, saya mau meneiti tentang irigasi kira-kira saya bisa menemui siapa ya pak…dag…dig…dung….dan tahukah kawan sepertinya susah banget aku ngomongnya. Dan tenggorokan ini rasanya serak sekali…oh…coba mbaknya kedalam sana sambil menunjuk ke ruangan yan ada di belakang bapaknya. Mungin di sana ada orang yang tahu, soalnya saya bagiannya bukan di situ…oh ya…terimakasih pak. Dan akupun berjalan melangkah kan kaki ku yang saat itu serasa lengket dan menyatu dengan bumi karena sangking beratnya kaki ini di langkahkan. Tok…tok…tok….pintupun aku ketok, dan ada ibu-ibu membukakan pintu dan menyuruhku masuk. Dan akupun masuk cari siapa mbak…Tanya ibu tersebut dan akupun menjelaskan maksudku, mari mbak sini kata bapak-bapak setengah baya, silahkan duduk, ada keperluan apa mbak…dag…dig…dug….waduh,..kok semakin kencang aja ya… dan akupun menjelaskan maksud dan tujuanku, dan…bapaknya pun menanyakan surat dari kampus. Oh gitu ada surat pengantarnya gak…? Waduh…mampus aku, aku gak bawa surat apa-apa, datang ke situ aja tanpa planning, langsung spontan aja, dari pada mengulur-ngulur waktu…waduh jawab apa ya….bismillah hirohman nirraohim, semoga jawabanku gak ngawur. Hmmmgini pak, karena saya belum ngambil skripsi, saya kan baru semester 6 jadi…saya tidak bawa surat, dan kata dosen saya gak papa, saya mau nyicil dulu pak, saat ini saya baru mau KKN. Oh,…gitu, ya sudah mbaknya coba ke gedung sebrang sana, dan disana mbak temui pak harto, sembari menunjuk ke gedung yang di maksud.
Alhamdulillah bapaknyan mau menerima alasanku. Dan akupun berjalan menujun gedung yang di maksud, di sana akulihat banyak bapak, ibu yang sedang sibuk dengan urusannya seniri, ada yang sedang terima telpon, ada yang sedang nulis, ada yang sedang ngotak-atik computer, yah…pokoknya semunya sedang bekerja, dan tiba-tiba badanku berubah- ubah, kadang panas, kadang dingin. Dan bismillah…aku ttidak pernah melupakan kata-kata itu, karena dengan mengucapkan bismillah kecemasanku akan hilang, yang artinya dengan menyebut nanaMu yang MAHA pengasih lagi maa penyayang. Dan akupun di tanya oleh seorang ibu, dan aku bilang mau ketemu sama pak harto, dengan terbata-bata aku utarakan maksudku dan pak harto langsung mengambilkan buku yang isinya nama2 P3A prop. DIY. Dan akupun meminjamnya untuk di foto kopi, dan bapaknya memberikan. akupun berniat untuk mengkopinya. dan aku tanya sama pak haro, kira-kira jam berapa kantornya tutup. dan bapaknya bilang jam 4.
Selasa, 20 Mei 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar